About

#imamusuwito#

Pengguna, pembuat dan calon sampah bebas

 

 Ini adalah blog yang berisi tentang pengalaman seorang imamu suwito dalam belajar mengolah sampah.

Imamusuwito lahir di yogyakarta 18 September 1982 dengan nama Bayu Imamtoko. Berasal dari keluarga sederhana, Ayahnya (Suwito) seorang abdi dalem keraton dan Ibunya (Ratriningsih) seorang penjual minuman es dawet gula jawa ternyata bukanlah menjadi alasan untuk menjadi orang minder dan berbeda.

Dia menyelasaikan jenjang pendidikannya hingga tingkat sarjana di Fakultas Peternakan UGM. Selama di bangku kuliah, imamu suwito juga dikenal oleh rekan2nya sebagai seorang “yes man” / easy going, ringan tangan sehingga sering diperbantukan dalam berbagai kegiatan. Beberapa pengalaman bekerjapun cukup banyak dilakukannya mulai sebagai pengajar ekstra kulikuler tingkat SMA, pedagang pernak-pernik di malioboro, penjual burger tepi jalan, sablon kaos, penunggu lahan perkebunan, hingga relawan dan potensi SAR DIY tahun 2002…..intinya saat itu dia bisa bertahan hidup.

Setelah lulus kuliah, imamu suwito menjalani hidupnya sebagai pekerja freelance dan serabutan. Pernah bekerja sebagai perencana bangunan, supervisor, enumerator, anak kandang dan akhirnya jadi tukang sampah. Yah…serius…menanggalkan semua ijazah dan urat malunya untuk mengolah sampah rumah tangga, yang saat ini merupakan persentase terbesar di tumpukan sampah TPA.

Walaupun hanya sebagai pekerja, imamu suwito tidak mau berhenti begitu saja. Dia mempelajari seluruh cara olah dan pemanfaatan sampah yang dihadapinya dan membuat sebuah catatan-catatan kecil tentang cara olah sampah secara mudah mulai skala rumah tangga hingga skala komersil.

Bagi anda yang saat ini sedang bermasalah dengan sampah, silahkan menghubunginya melalui email pribadinya di bayu.imamtoko@gmail.com

Sampah itu hidup, dan kehidupan itu pasti menjadi sampah

“Jika ingin bersih, harus ada yang berani berbuat kotor”

 

 

Salam Hangat,

Imamu suwito

 

Advertisements